Home > Komputer > Tips Merancang dan Membangun Lab Komputer Sekolah
Tips Merancang dan Membangun Lab Komputer Sekolah

Tips Merancang dan Membangun Lab Komputer Sekolah

Tips Merancang dan Membangun Lab Komputer Sekolah Yang Handal Sesuai Budget – Saat ini teknologi informasi berkembang pesat mengikuti perkembangan zaman termasuk komputer. Umumnya dalam sebuah lab komputer, beberapa komputer terdiri dari 1 buah atau lebih server dan terkoneksi internet dalam satu jaringan komputer Local Area Network (LAN). Untuk budget membangun lab komputer ternyata cukup besar juga. Berikut ada beberapa tips merancang dan membangun lab komputer yang perlu diperhatikan.

Biaya Investasi

Tips yang pertama perlu untuk mengetahui biaya investasi untuk lab komputer. Satu lab komputer biasanya memiliki kapasitas 30 komputer dengan 1 server, apabila diasumsikan untuk harga 1 set komputer lab sekolah budgetnya adalah 4,5 juta dan biaya server sekitar 15 juta. Biaya investasi yang harus dikeluarkan untuk satu set komputer dengan server adalah (4 juta x 30) + 15 juta = 150 juta.

Untuk tips merancang dan membangun lab komputer sekolah yang handal sesuai budget adalah dengan cara 1 set komputer diganti dengan menggunakan Mini PC yang lebih handal, sedangkan untuk penggunaan server menggunakan layanan Storage Area Network (SAN). Hal ini dikarenakan harga Mini PC adalah 3 juta maka investasi yang diperlukan (3 juta x 30 komputer) + 15 juta = 105 juta.

Biaya Pemutakhiran

Setiap komputer memiliki umur pakai, biasanya kurang lebih dari 3 tahun ditambah lagi sudah ketinggalan teknologi dan mulai sering bermasalah. Biaya pemutakhiran sangat penting bagi komputer 4 tahun sekali minimal memerlukan budget. Biasanya biaya pemutakhiran sekitar 2 juta dikalikan 30 unit komputer dan ditambah biaya server 15 juta berarti 75 juta untuk setiap 4 tahun sekali pengeluarannya.

Kendala Operasional dan Pemeliharaan

Penyimpanan Mini PC menggunakan media SSD sehingga kemungkinan kerusakan yang dimiliki jauh lebih kecil daripada PC yang mengandalkan harddisk. Hal ini dapat mengurangi masalah atau kendala operasional yang disebabkan oleh kerusakan komputer.

Lab Komputer Sekolah Universitas

Kebutuhan Listrik Operasional

Kebutuhan listrik operasional untuk lab komputer biaya operasionalnya lebih ke sumber listriknya. Untuk server dengan komputer standar kebutuhan listrik umumnya berkisar 100 Watt per unit. Tidak hanya biaya listrik saja yang besar biaya pendingin (AC) ruangan juga besar dimana untuk 1 lab sekolah membutuhkan 2 Ac sekitar 600 Watt. Maka untuk 1 lab komputer di sekolah kebutuhan listrik operasionalnya sekitar 5 KVA atau 4.300 Watt

Penghematan dan Kemudahan Operasional yang Diperoleh

tips merancang dan membangun lab komputer yang handal sesuai budget maka penghematan untuk biaya investasi awal 150 juta yaitu sebesar 30% menjadi 105 juta. Selanjutnya untuk biaya pemutakhiran komputer umumnya lebih mahal yaitu sekitar 105 juta atau 28,6% menjadi 75 juta sesuai dengan budget.

Untuk tingkat kemudahan serta pemeliharaan apabila terjadi kerusakan menjadi lebih rendah. Penggunaan Mini PC yang kecil menghemat meja karena tidak memerlukan tempat yang besar. Terakhir untuk kebutuhan listrik lebih hemat biaya operasionalnya, karena pada umumnya untuk sebuah lab komputer listriknya 50% sekitar 10 KVA menjadi 5 KVA.

Kemampuan dan Kecepatan Internet yang Didapatkan

Penggunaan lab komputer di sekolah secara umum adalah untuk menunjang aktivitas pembelajaran dengan menggunakan alat bantu komputer. Dalam hal ini fungsi penggunaan komputer sebagian besarnya seperti searching internet, mengerjakan tugas dalam metode pembelajaran menggunakan aplikasi MS, Excel, MS Word, dan Power Point.

Tujuan pembelajaran selanjutnya mengedit gambar, foto dan video. Komputer juga dipakai waktu pelaksanaan ujian online. Penggunaan Desktop Mini PC di lab komputer sudah lebih dari cukup memenuhi berbagai kebutuhan tersebut. Kecepatannya juga sama dengan komputer standar.

Penyimpanan Data Lebih Aman

Penyimpanan data lebih aman pada Server Storage Area Network dengan memilih fitur One Disk Fault Tolerance sebagai jaminan toleransi sistem agar tetap beroperasional dengan normal tanpa khawatir kehilangan data walaupun hardisknya rusak. Hal ini karena menggunakan teknologi Disk Mirroring dari server storage.

Selain itu, penggunaan Synology All In One Server terdapat beberapa fitur yang siap pakai sehingga fitur-fitur tersebut sangat memudahkan petugas server dalam penyediaan layanan serta pemeliharaannya yang bisa dilakukan melalui remote dengan fitur Quick Connect dan DDNS.

Hubungi DimensiData.com

Tentang Deni Saputro

DimensiData.Com adalah Pusat Belanja Komputer untuk pribadi dan perusahaan Terlengkap dan termurah di Indonesia. Kami menyediakan komputer, laptop, notebok, server, printer, scanner, hard disk, storage nas dengan harga murah dan bergaransi resmi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.