Home > Berita Teknologi > Rekomendasi 5 Printer Laser Epson Terbaik 2019 Harga Murah
Rekomendasi 5 Printer Laser Epson Terbaik 2019

Rekomendasi 5 Printer Laser Epson Terbaik 2019 Harga Murah

Rekomendasi 5 Printer Laser Epson Terbaik 2019 Harga Murah Yang Wajib Anda Pertimbangkan

Printer merupakan sebuah alat yang sangat penting dalam dunia percetakan. Oleh sebab itu banyak perusahaan yang memproduksi printer. Sehingga printer memiliki banyak merek dagang. Untuk saat ini merk printer yang cukup populer dan terkenal paling baik, yaitu printer Epson. Selain merk printer juga memiliki berbagai macam jenis. Dalam artikel ini akan memberikan rekomendasi 5 printer keluaran dari Epson. Salah satunya, yaitu printer laser. Printer laser merupakan sejenis printer yang menggunakan teknologi diode cahaya untuk mencetak.

Jenis printer laser biasanya sering dipilih karena lebih ekonomis ( lebih irit / hemat ) jika dibandingkan dengan printer yang menggunakan tinta. Oleh sebab itu printer Epson mungkin bisa menjadi salah satu pilihan pRekomendasi 5 Printer Laser Epson Terbaik 2019rinter laser terbaik untuk untuk anda beli. Mau tahu printer laser Epson yang menjadi terbaik 2019 ini? Yuk simak ulasan tentang Rekomendasi 5 printer laser Epson terbaik 2019.

Epson Workforce Al-M8100DN

Salah satu tipe printer laser Epson yang terbaik, yaitu Epson Workforce Al-M8100DN. Printer Epson yang satu ini mampu mencetak kertas mencapai ukuran A3. Selain itu hasil cetak yang dihasilkan juga memiliki kualitas yang bagus. Apalagi kecepatan cetak printer ini juga termasuk sangat cepat mencapai 40 PPM ( Page Per Minute ).

Rekomendasi 5 Printer Laser Epson Terbaik 2019

Hasil cetak yang memiliki kualitas bagus dan kecepatan yang tinggi itu dikarenakan Epson Workforce Al-M8100DN menggunakan dual processor. Dimana prosesor tersebut mempunyai frekuensi 600 MHZ dan RAM 1 GB. Selain itu keamanan printer ini juga cukup terjamin. Hal ini dikarenakan untuk mencetak sebuah dokumen rahasia diperlukan password. Keuntungan lain dari printer ini, yaitu printer ini dapat mencetak sampai 220.000 halaman per bulannya.

Epson Aculaser CX37DN

Printer Epson Aculaser CX37DN dibanderol dengan harga sekitar 13,5 juta rupiah. Harga ini cukup layak untuk printer Epson satu ini. Hal ini dikarenakan walaupun berbentuk seperti mesin fotocopy yang hanya mampu mencetak warna hitam, namun printer ini mempunyai berbagai fungsi yang cukup banyak. Beberapa fungsi tersebut, meliputi mencetak, memindai dan melakukan fotocopy. Selain itu hasil pemindaian juga dapat langsung dikirim via email atau menggunakan koneksi USB, FTP dan SBM.

Epson Aculaser CX37DN

Printer ini juga memiliki hasil cetak yang bagus dan kecepatan cetak yang cukup tinggi, yaitu 24 PPM. Baik untuk mencetak warna maupun hitam. Pihak dari Epson juga mengatakan bahwa printer Epson jenis ini mampu mencetak sampai 120.000 halaman per bulannya.

Epson Workforce Al-M400DN

Printer Epson Workforce Al-M400DN biasanya digunakan untuk mendongkrak kinerja kantor, bukan untuk bisnis bidang percetakan. Hal ini dikarenakan printer ini merupakan jenis printer laser dengan sistem mono laser. Dimana printer ini hanya dapat digunakan untuk mencetak warna hitam saja. Kendati demikian printer yang dibanderol dengan harga sekitar 19,2 juta rupiah ini memiliki kecepatan mencapai 45 PPM. Selain itu daya tahannya juga cukup tinggi, dimana printer ini mampu mencetak mencapai 200.000 lembar per bulannya.

Epson WorkForce AL-M400DN

Efisiensi printer juga bertambah dengan hematnya penggunaan toner. Satu set toner original  pada printer ini dapat digunakan untuk mencetak sampai 23.700 lembar kertas. Sehingga walaupun memiliki harga yang cukup mahal. Namun itu sebanding dengan fungsinya dan efisiensinya yang sangat baik.

Epson Workforce Al-C300DN

Printer Epson Workforce Al-C300DN memiliki resolusi yang cukup tinggi, yaitu mencapai 1200 x 1200 dpi. Selain itu kecepatan dari printer ini juga termasuk tinggi, mencapai 31 PPM. Baik untuk mencetak warna maupun hitam. Sehingga tidak salah jika resolusi dan kecepatan menjadi andalan dan fokus utama printer ini.

Epson WorkForce AL-C300DN Laser printer

Printer ini juga mampu mencetak dengan mudah dokumen-dokumen yang memiliki berbagai macam layout. Hal ini dikarenakan printer memiliki feature Print Job Arranger Lite yang memungkinkan mencetak beberapa pekerjaan menjadi satu. Selain itu printer yang dibanderol dengan harga 15,2 juta ini, juga memiliki keamanan yang tinggi. Hal ini dikarenakan printer ini memiliki feature password yang bisa digunakan untuk mencetak dokumen yang bersifat rahasia.

Epson Aculaser C9300N

Di antara keempat printer yang lain, printer Epson Aculaser C9300N ini menjadi printer yang paling mahal. Printer ini dibanderol dengan harga sekitar 27,7 juta rupiah. Walaupun memiliki harga yang cukup mahal, namun harga ini sesuai dengan kemampuan printer yang sangat baik.

Epson AcuLaser C9300N

Printer ini memiliki resolusi mencapai 1.200 dpi. Selain itu printer ini juga mampu mencetak kertas dengan mencapai ukuran kertas A3. Kecepatan cetak dari printer ini juga cukup baik, yaitu 30 PPM.

Keunggulan lain dari printer ini adalah jangka waktu pemanasannya yang cukup singkat, yaitu sekitar 16 detik. Sedangkan untuk mencetak lembar pertama membutuhkan waktu 8,3 detik ( hitam ) dan 9,9 detik ( warna ). Printer ini juga memiliki jaringan nirkabel dan dapat menerima perintah langsung dari sebuah smartphone, tanpa perantara komputer.

Hubungi DimensiData.com

Tentang DimensiData

DimensiData.Com adalah Pusat Belanja Komputer untuk pribadi dan perusahaan Terlengkap dan termurah di Indonesia. Kami menyediakan komputer, laptop, notebok, server, printer, scanner, hard disk, storage nas dengan harga murah dan bergaransi resmi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Fatal error: Uncaught TypeError: implode(): Argument #2 ($array) must be of type ?array, string given in /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php:528 Stack trace: #0 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php(528): implode() #1 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php(314): MatthiasMullie\Minify\CSS->shortenColors() #2 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/Minify.php(111): MatthiasMullie\Minify\CSS->execute() #3 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/classes/subscriber/Optimization/class-minify-html-subscriber.php(90): MatthiasMullie\Minify\Minify->minify() #4 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/vendors/classes/class-minify-html.php(212): WP_Rocket\Subscriber\Optimization\Minify_HTML_Subscriber->minify_inline_css() #5 [internal function]: Minify_HTML->_removeStyleCB() #6 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/vendors/classes/class-minify-html.php(110): preg_replace_callback() #7 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/vendors/classes/class-minify-html.php(48): Minify_HTML->process() #8 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/classes/subscriber/Optimization/class-minify-html-subscriber.php(77): Minify_HTML::minify() #9 /home/blogdime/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php(324): WP_Rocket\Subscriber\Optimization\Minify_HTML_Subscriber->process() #10 /home/blogdime/public_html/wp-includes/plugin.php(205): WP_Hook->apply_filters() #11 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/classes/Buffer/class-optimization.php(94): apply_filters() #12 [internal function]: WP_Rocket\Buffer\Optimization->maybe_process_buffer() #13 /home/blogdime/public_html/wp-includes/functions.php(5420): ob_end_flush() #14 /home/blogdime/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php(324): wp_ob_end_flush_all() #15 /home/blogdime/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php(348): WP_Hook->apply_filters() #16 /home/blogdime/public_html/wp-includes/plugin.php(517): WP_Hook->do_action() #17 /home/blogdime/public_html/wp-includes/load.php(1270): do_action() #18 [internal function]: shutdown_action_hook() #19 {main} thrown in /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php on line 528