Home > Berita Teknologi > SSD antara Corsair dengan Transcend

SSD antara Corsair dengan Transcend

SSD antara Corsair dengan Transcend
SSD adalah media penyimpanan data generasi baru. Bentuk ramping dan kecepatan transfer data adalah keunggulan utama teknologi ini. SSD sering digunakan sebagai storage untuk laptop atau netbook yang mengutamakan desain minimalis dan tipis. Jika kamu memperhatikan netbook ringan dan minimalis, bisa dipastikan memori yang digunakan adalah SSD. Memori ini memang lebih ringan dan ringkas. Ultrabook juga memanfaatkan teknologi ini untuk memberikan performa yang lebih bagus tanpa mengorbankan banyak space untuk penyimpanan data. Dibandingkan dengan harddisk biasa, performa dan kecepatannya lebih baik. Meskipun harganya lebih mahal, teknologi ini pantas dicoba. Perkembangan teknologi penyimpanan data akan selalu berkembang. Jika kamu ingin mencoba fitur baru dari teknologi ini, kamu bisa memilih Corsair atau Transcend. Setiap produk yang ditawarkan mempunyai keunggulan tersendiri.

SSD Corsair

Kita sudah lama mengenal Corsair sebagai produsen memori. Perusahaan ini pun juga ikut serta meramaikan pasar SSD. Salah satu produk andalannya adalah Corsair S128 SSD. Sama seperti produk SSD lainnya, kecepatan transfer data dan ukuran minimalis menjadi fitur unggulan. Kapasitas memori ini sebesar 128 GB. Selain itu, produk ini mampu memberikan kecepatan baca-tulis 90MB/detik – 70 MB/detik. Banyak konsumen yang percaya bahwa produsen ini mampu melahirkan inovasi baru dalam waktu dekat. Corsair juga diprediksi mampu merancang sebuah perangkat memori dengan kecepatan baca-tulis 400 MB/detik. Sayangnya harga produk ini masih mahal terutama bagi konsumen di Indonesia yang rata-rata mempunyai budget terbatas. Untuk kapasitasnya yang tidak begitu besar, mungkin kamu perlu berpikir lebih lama sebelum membeli produk ini. Corsair juga menawarkan produk lain dengan kapasitas mulai dari 30, 45, 60, dan 120 GB. Kamu bisa menyesuaikan pilihanmu dengan kebutuhan.

SSD Transcend

SSD dari produsen ini juga menawarkan keunggulan yang sama yaitu kecepatan transfer data dan ukuran yang lebih ramping. Salah satu produk unggulan Transcend adalah SSD183C. Produk ini menawaran dua kapasitas memori yaitu 64 GB dan 128 GB. Produk ini mampu memberikan kecepatan transfer data hingga 260 MB/detik dengan dukungan port USB 3.0. Sebagai perbandingan, kamu bisa mentrasfer film DVD hanya dalam 15 detik. Untuk menjamin proteksi SSD terhadap benturan, Transcend juga memberikan rangka silikon luar. SSD bisa lebih tahan getaran dan anti slip. Fitur ini memang sangat dibutuhkan karena komponen dalam memori bisa jadi sangat sensitif. Transcend juga menawarkan fitur One Touch Backup yang mampu membantu pengguna mengatur back up dan sinkronikasi. Ingin upgrade komputer kamu? Gunakan SSD Transcend untuk mendapatkan performa yang lebih baik.

Tips Memilih SSD

Kedua produk tersebut mempunyai kelebihan yang relatif sama seperti kebanyakan SSD lainnya. SSD menawarkan kecepatan transfer data yang lebih cepat dan performa yang lebih baik. Harga SSD memang lebih mahal daripada harddisk karena SSD mempunyai kelebihan yang tidak dimiliki harddisk. SSD tidak sama dengan harddisk biasa. Kemampuannya sudah ditingkatkan untuk memberikan performa yang lebih baik. Ketika kamu dihadapkan pada pilihan SSD Corsair atau SSD Transcend, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Performa adalah faktor utama yang harus diperhatikan. Dengan perangkat yang sepenuhnya elektronik tanpa komponen berputar, SSD mampu memberikan performa lebih baik. Fitur tambahan juga perlu diperhatikan ketika memilih SSD tertentu. Apakah SSD mampu menahan benturan atau goncangan? Apakah produk ini kompatibel dengan komputer?

Hubungi DimensiData.com

Tentang DimensiData

DimensiData.Com adalah Pusat Belanja Komputer untuk pribadi dan perusahaan Terlengkap dan termurah di Indonesia. Kami menyediakan komputer, laptop, notebok, server, printer, scanner, hard disk, storage nas dengan harga murah dan bergaransi resmi.

2 komentar

  1. Bagus gan postingnya, kalau boleh ngasih saran, kasih sekalian kesimpulannya gan, jadi pembaca terlebih kaya ane ini bisa langsung baca kesimpulan mau milih yang mana. saran aja sich, hee..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Fatal error: Uncaught TypeError: implode(): Argument #2 ($array) must be of type ?array, string given in /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php:528 Stack trace: #0 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php(528): implode() #1 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php(314): MatthiasMullie\Minify\CSS->shortenColors() #2 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/Minify.php(111): MatthiasMullie\Minify\CSS->execute() #3 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/classes/subscriber/Optimization/class-minify-html-subscriber.php(90): MatthiasMullie\Minify\Minify->minify() #4 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/vendors/classes/class-minify-html.php(212): WP_Rocket\Subscriber\Optimization\Minify_HTML_Subscriber->minify_inline_css() #5 [internal function]: Minify_HTML->_removeStyleCB() #6 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/vendors/classes/class-minify-html.php(110): preg_replace_callback() #7 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/vendors/classes/class-minify-html.php(48): Minify_HTML->process() #8 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/classes/subscriber/Optimization/class-minify-html-subscriber.php(77): Minify_HTML::minify() #9 /home/blogdime/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php(324): WP_Rocket\Subscriber\Optimization\Minify_HTML_Subscriber->process() #10 /home/blogdime/public_html/wp-includes/plugin.php(205): WP_Hook->apply_filters() #11 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/classes/Buffer/class-optimization.php(94): apply_filters() #12 [internal function]: WP_Rocket\Buffer\Optimization->maybe_process_buffer() #13 /home/blogdime/public_html/wp-includes/functions.php(5420): ob_end_flush() #14 /home/blogdime/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php(324): wp_ob_end_flush_all() #15 /home/blogdime/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php(348): WP_Hook->apply_filters() #16 /home/blogdime/public_html/wp-includes/plugin.php(517): WP_Hook->do_action() #17 /home/blogdime/public_html/wp-includes/load.php(1270): do_action() #18 [internal function]: shutdown_action_hook() #19 {main} thrown in /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php on line 528