Home > Komputer > Review Mini PC

Review Mini PC

Review mini PC yang beredar di pasaran cukup bisa menarik simpati dari kebanyakan konsumen tanah air. Mini PC ini diartikan sebagai produk terbaru yang mengandalkan sistem PC namun fleksibel untuk dibawa kemana – mana. Inilah salah stau terobosan baru di bidang teknologi yang mewujudkan impian jutaan konsumen tanah air yang merindukan sistem PC fleksibel bagi aktivitasnya. Pengguna mini PC akan lebih mudah mendapatkan manfaat dari sistem layanan mini PC ini tanpa harus mengalami kesulitan ketika mau mengoperasikan mini PC pada tempat yang berbeda – beda karena sistem mini PC sudah fleksibel untuk dibawa kemana – mana oleh penggunanya. Dengan kelebihan fungsi inilah, mini PC ditawarkan oleh kalangan produksi IT untuk konsumen yang berharap sebuah kemajuan dalam aktivitasnya. Untuk mengetahui apa sebenarnya mini PC tersebut, simaklah ulasan lengkap seputar review mini PC berikut ini yaitu :

Pengertian Mini PC

Review Mini PC_2

Mini PC hadir di tengah konsumen dengan pilihan spesifikasi canggih yang mustahil jika tidak bisa menarik konsumen komputer untuk mulai beralih menggunakannya. Mini PC diartikan sebagai jaringan komputer yang terdesain dengan satu pusat komputer yang memungkinkan komputer lainnya bisa digunakan secara bersamaan dalam sistem share atau berbagi data. Mini PC atau yang bisa disebut sebagai mini komputer ini banyak digunakan oleh sistem komputer perusahaan yang dirancang terkoordinasi menjadi satu namun dengan tingkat penggunaannya yang fleksibel oleh semua penggunanya. Mini PC diatur dengan pembagian waktu yang tidak membutuhkan nilai dari prosesnya namun menitik beratkan pada interaksi dari pengguna itu sendiri. So, inilah komputer kelompok yang menarik untuk anda gunakan.

Jenis – Jenis Mini PC

Tidak semua jenis PC termasuk dalam sistem mini PC. Untuk itu, beberapa jenis PC yang bisa anda temukan dalam artikel kali ini yaitu :

  • PDP- 8

Jenis mini PC satu ini dirilis pada tahun 1965 oleh DEC (Digital Equipment Corporation) dengan harga yang lumayan besar pada zamannya dulu.

  • PDP- 11

Juga menjadi jenis mini PC yang dirilis pada tahun 1970 oleh DEC (Digital Equipment Corporation).

  • VAX (Virtual Addres Extension)

Adalah salah satu jenis mini PC yang dikreasikan oleh DEC (Digital Equipment Corporation) dan dirilis pada tahun 1970an pada akhir dekadenya.

  • Xerox Star

Inilah salah satu jenis mini PC yang terkemuka dengan sistem komputer antarmuka grafis (GUI) pertama kali di dunia.

  • IBM system 370

Sistem mini PC satu ini menjadi bentuk dasar dari desktop komputer yang ada di pasaran. sistem mini PC satu ini dikembangkan berdasakan sistem modul yang memudahkan penggunanya dalam menggonta – ganti komponen – komponennya. Untuk itu, inilah pilihan mini PC yang teroperasi dengan baik untuk seluruh konsumennya.

Keunggulan Mini PC

Dalam ulasan review mini PC kali ini, anda juga akan diajak untuk mengetahui keunggulan dari mini PC diantaranya yaitu :

  1. Memiliki ukuran memory berkisar sekitar 4 MB sampai dengan 128 MB
  2. Terkonfigurasi dari beberapa ukuran bit seperti 8 bit, 16 bit, 32 bit, atau 64 bit
  3. Bisa digunakan oleh multiuser
  4. Mini PC mudah untuk dipindah – pindah tempatnya
  5. Bermanfaat optimal jika digunakan dalam unit produksi, riset laboratorium dan komunikasi data

Cukup sekian informasi mengenai review mini PC untuk anda, semoga menjadi informasi penting yang bermanfaat bagi anda.

Hubungi DimensiData.com

Tentang DimensiData

DimensiData.Com adalah Pusat Belanja Komputer untuk pribadi dan perusahaan Terlengkap dan termurah di Indonesia. Kami menyediakan komputer, laptop, notebok, server, printer, scanner, hard disk, storage nas dengan harga murah dan bergaransi resmi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Fatal error: Uncaught TypeError: implode(): Argument #2 ($array) must be of type ?array, string given in /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php:528 Stack trace: #0 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php(528): implode() #1 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php(314): MatthiasMullie\Minify\CSS->shortenColors() #2 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/Minify.php(111): MatthiasMullie\Minify\CSS->execute() #3 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/classes/subscriber/Optimization/class-minify-html-subscriber.php(90): MatthiasMullie\Minify\Minify->minify() #4 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/vendors/classes/class-minify-html.php(212): WP_Rocket\Subscriber\Optimization\Minify_HTML_Subscriber->minify_inline_css() #5 [internal function]: Minify_HTML->_removeStyleCB() #6 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/vendors/classes/class-minify-html.php(110): preg_replace_callback() #7 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/vendors/classes/class-minify-html.php(48): Minify_HTML->process() #8 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/classes/subscriber/Optimization/class-minify-html-subscriber.php(77): Minify_HTML::minify() #9 /home/blogdime/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php(324): WP_Rocket\Subscriber\Optimization\Minify_HTML_Subscriber->process() #10 /home/blogdime/public_html/wp-includes/plugin.php(205): WP_Hook->apply_filters() #11 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/classes/Buffer/class-optimization.php(94): apply_filters() #12 [internal function]: WP_Rocket\Buffer\Optimization->maybe_process_buffer() #13 /home/blogdime/public_html/wp-includes/functions.php(5420): ob_end_flush() #14 /home/blogdime/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php(324): wp_ob_end_flush_all() #15 /home/blogdime/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php(348): WP_Hook->apply_filters() #16 /home/blogdime/public_html/wp-includes/plugin.php(517): WP_Hook->do_action() #17 /home/blogdime/public_html/wp-includes/load.php(1270): do_action() #18 [internal function]: shutdown_action_hook() #19 {main} thrown in /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php on line 528