Home > Software > Perbedaan Versi Windows 10 Home vs Pro vs Workstations

Perbedaan Versi Windows 10 Home vs Pro vs Workstations

Perbedaan Versi Windows 10 Home Vs Pro Vs Workstations – Siapa yang tidak mengetahui sistem operasi Windows? Hampir semua PC dan laptop menggunakan sistem operasi yang satu ini. Varian terbaru dari Microsoft Windows sendiri adalah Windows 10. Dikatakan bahwa Windows 10 merupakan varian tercanggih saat ini.

Hal ini tentunya berpengaruh pada kenyamanan penggunanya. Untuk Windows 10 sendiri, terdapat 3 varian terbaru yang dikeluarkan, yakni Windows 10 Home, Windows 10 Pro, Windows 10 Pro for Workstations. Namun kali ini kita akan membahas perbedaan versi Windows 10 Home ve Pro vs Workstations.

  • Fitur utama

Dalam fitur utama yang dimiliki Windows 10, baik Home, Pro atau Workstations tidak memiliki banyak perbedaan di dalamnya. Bahkan bisa dikatakan sama semua. Mulai dari User Interface, Start Menu, User Experience dan fitur utama yang lainnya, seperti Windows Hello, Cortona, Virtual Desktop, Continum hingga bahkan fitur browser Edge juga ada pada segala varian Windows 10.

  • Pengaturan automatic update

Perbedaan terasa pada pengaturan automatic update. Secara default, pengaturan pada automatic update di Windows 10 Home tidak bisa dimatikan. Jadi, siap – siap saja Anda kehabisan kuota setiap ada update terbaru. Sedangkan untuk Windows 10 Pro memang tidak bisa dimatikan, tapi bisa ditunda hingga maksimal 8 bulan.

Sedangkan untuk Windows 10 Workstations bisa dengan mudah untuk di matikan fitur auto updatenya. Untuk mematikannya bisa menggunakan defer upgrade. Hal ini merupakan cara halus yang bisa Anda lakukan. Selain itu, Windows Anda juga akan tetap aman.

  • Fitur bisnis experience

Perbedaan lainnya yang ada pada ketiga varian Windows 10 adalah fitur bisnis experience. Bahkan ada banyak sekali perbedaan pada fitur bisnis ini. Untuk Windows 10 Home sendiri memiliki fitur bisnis yang lebih sedikit. Sedangkan, untuk fitur bisnis pada Windows 10 Pro memang lebih banyak dari Home. Namun, tidak sebanyak dan selengkap fitur bisnis pada Windows 10 Enterprise.

Bahkan, Windows 10 Enterprise merupakan varian Windows 10 yang memiliki fitur yang paling lengkap. Maka tidak heran kalau, varian yang satu ini adalah varian termahal dari Windows 10. Namun memang kebanyakan digunakan untuk profesional yang membutuhkan semua fitur guna mempermudah kebutuhan dan kegiatan.

Perbedaan Versi Windows 10

Perbedaan Versi Windows 10 Home Vs Pro vs Workstations

Windows 10 HOME  Windows 10 PRO  Windows 10 Workstations
  • Cocok untuk penggunaan pribadi dan keluarga. Lisensi untuk 1 PC.
  • Cocok untuk bisnis atau bisnis kecil yang membutuhkan fungsi canggih. Lisensi untuk 1 PC.
  • Ini adalah Windows terkuat saat ini, dengan penanganan dan penyimpanan data yang lebih cepat, sistem file baru yang menemukan dan memperbaiki kesalahan, serta dukungan untuk generasi perangkat keras PC berikutnya, hingga 4 CPU dan memori 6 TB.
  • Proses menyala yang lebih cepat
  • Include Semua fitur Windows 10 Home
  • Menu Mulai diperluas namun tetap akrab
  • Dapatkan perlindungan internal dari ancaman keamanan saat ini dan di masa depan – tanpa biaya tambahan dengan BitLocker, Antivirus Windows Defender, dan banyak lagi
  • Windows Hello untuk masuk cengan cepat dan tanpa sandi
  • Akses semua file, folder, dan aplikasi Anda hampir dari mana saja di segala perangkat dengan remote desktop
  • Windows Ink untuk menulis catatan langsung di layar Anda
  • Pembaruan yang ditangguhkan agar Anda dapat memilih waktu dan cara memperbarui perangkat
  • Bermain game dalam resolusi 4K dan performa optimal dengan Mode Permainan
  • Terhubung ke sekolah, bisnis, atau jaringan perusahaan melalui cloud dengan Azure Active Directory
  • Kreasi 3D untuk mempercantik foto, video, dan dokumen Office Anda
  • Buat dan jalankan mesin virtual dengan Hyper-V
  • Cortana, asisten digital pribadi
  • Alat pengelola yang andal untuk mendapatkan single sign-on dan kendali yang lebih besar atas perangkat Anda

Lantas mana yang dipilih?

Penggunaan Windows 10, baik Home, Pro atau Workstations disesuaikan dengan kebutuhan Anda saat ini. Bagi Anda yang memang pengguna rumahan, siswa atau mahasiswa, dan karyawan, tapi memiliki budget yang pas, maka Windows 10 Pro mungkin sudah memenuhi kebutuhan Anda. Bukan hanya karena Anda leluasa bisa mengatur jadwal update. Anda juga bisa mengakses pada beberapa tools yang sediakan, sebut saja Group Policy. Selain itu, fitur bisnis experience juga cukup memadai dan lumayan lengkap.

Namun bagi Anda yang memiliki budget terbatas bisa menggunakan Windows 10 Home mungkin sudah cukup untuk penggunaan sehari – hari. Hal ini dikarenakan core experience yang ditawarkan Windows 10 Home sama saja dengan varian Windows 10 lainnya yang lebih mahal.

Namun untuk fasilitas sekelas kantor, maka Windows 10 Workstations menjadi pilihan. Windows yang satu ini memiliki fitur manajemen yang lebih baik. Selain itu, sistem security nya juga sangat baik.

Itulah beberapa perbedaan versi Windows 10 Home ve Pro vs Workstations. Dengan mengetahui perbedaan di atas, maka Anda bisa menentukan mana Windows 10 yang benar – benar sesuai dengan kebutuhan Anda. Dengan begitu, tidak perlu bingung lagi akan memiliki versi Windows 10 yang mana.

Anda tertarik untuk beli sistem operasi Windows 10 ? Kami jual berbagi vesri Windows 10 dengan harga terjangkau di DimensiData.com. Toko Komputer, Laptop, Notebook, Peralatan Kantor, Gaming Device Termurah dan Terlengkap.

Sumber:

Hubungi DimensiData.com

Tentang DimensiData

DimensiData.Com adalah Pusat Belanja Komputer untuk pribadi dan perusahaan Terlengkap dan termurah di Indonesia. Kami menyediakan komputer, laptop, notebok, server, printer, scanner, hard disk, storage nas dengan harga murah dan bergaransi resmi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Fatal error: Uncaught TypeError: implode(): Argument #2 ($array) must be of type ?array, string given in /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php:528 Stack trace: #0 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php(528): implode() #1 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php(314): MatthiasMullie\Minify\CSS->shortenColors() #2 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/Minify.php(111): MatthiasMullie\Minify\CSS->execute() #3 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/classes/subscriber/Optimization/class-minify-html-subscriber.php(90): MatthiasMullie\Minify\Minify->minify() #4 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/vendors/classes/class-minify-html.php(212): WP_Rocket\Subscriber\Optimization\Minify_HTML_Subscriber->minify_inline_css() #5 [internal function]: Minify_HTML->_removeStyleCB() #6 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/vendors/classes/class-minify-html.php(110): preg_replace_callback() #7 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/vendors/classes/class-minify-html.php(48): Minify_HTML->process() #8 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/classes/subscriber/Optimization/class-minify-html-subscriber.php(77): Minify_HTML::minify() #9 /home/blogdime/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php(324): WP_Rocket\Subscriber\Optimization\Minify_HTML_Subscriber->process() #10 /home/blogdime/public_html/wp-includes/plugin.php(205): WP_Hook->apply_filters() #11 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/classes/Buffer/class-optimization.php(94): apply_filters() #12 [internal function]: WP_Rocket\Buffer\Optimization->maybe_process_buffer() #13 /home/blogdime/public_html/wp-includes/functions.php(5420): ob_end_flush() #14 /home/blogdime/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php(324): wp_ob_end_flush_all() #15 /home/blogdime/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php(348): WP_Hook->apply_filters() #16 /home/blogdime/public_html/wp-includes/plugin.php(517): WP_Hook->do_action() #17 /home/blogdime/public_html/wp-includes/load.php(1270): do_action() #18 [internal function]: shutdown_action_hook() #19 {main} thrown in /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php on line 528