Home > Komponen > Perbedaan Hardisk dengan Flashdisk

Perbedaan Hardisk dengan Flashdisk

Hardisk dan flashdisk merupakan dua alat yang memiliki fungsi yang sama di dalam system computer, yakni sebagai alat penyimpanan data di dalam system computer. Meskipun memiliki fungsi yang sama, namun terdapat banyak sekali perbedaan antara keduanya. Apa itu hardisk dan apa itu flashdisk? Dua benda ini pastinya sudah tidak asing lagi bagi kita. Setiap yang bisa mengoperasikan computer umumnya akan mengetahui apa itu hardisk dan apa itu flaskdisk. Dahulu fungsi flashdisk bisa kita temukan dalam disket-disket mini yang memiliki kapasitas penyimpanan yang terbatas.

Perbedaan Hardisk dengan Flashdisk_2

Demikian juga flashdisk, awal kemunculannya harganya cukup mahal dengan kapasitas hanya 1 GB atau 2 GB. Namun kini sebuah flashdisk bisa kita miliki dengan kapasitas yang cukup tinggi, hingga mencapai 16GB. Meskipun demikian, tentu saja kapasitasnya belum bisa menandingi kapasitas dari hardisk itu sendiri. Hardisk bisa kita temukan di semua system computer atau laptop sebagai tempat penyimpanan data. Sementara flashdisk lebih menyerupai hardisk portable yang bisa dibawa kemana saja namun memiliki kapasitas yang lebih kecil. Apa yang menjadi perbedaan dan persamaan dari hardisk dan flashdisk? Berikut ini diantaranya:

  • Persamaan hardisk dan flashdisk

Keduanya merupakan sama-sama alat yang memiliki fungsi penyimpan data computer, keduanya juga sama-sama beresiko terserang virus sehingga harus tetap diperhatikan penggunaannya.

  • Perbedaan hardisk dan flashdisk

Flashdisk bentuknya portable dan bisa dibawa kemana saja sementara hardisk menyatu dengan laptop atau computer, harga hardisk tentunya jauh lebih mahal dibandingkan dengan harga flashdisk karena hardisk menjadi kekuatan utama sebuah computer atau laptop. Jika system hardisk sebuah computer atau laptop sudah rusak maka akan sulit untuk diperbaiki kecuali diganti. Kapasitas penyimpanan dari hardisk pastinya lebih besar dan kuat dibandingkan dengan flashdisk. 1 GB di flashdisk akan berbeda dengan 1 GB di hardisk.

Untuk cara perawatan tentu saja lebih mudah pada flashdisk. Jika terkena virus dan sulit untuk dibersihkan, pada flashdisk cukup mudah caranya. Flashdisk bisa diformat ulang hingga isinya menjadi kosong sehingga virus pun akan hilang. Sementara untuk hardisk agak sulit terutama jika Anda memiliki file-file penting yang harus disimpan di laptop atau computer. Akan tetapi saat ini telah banyak system penyimpanan file online yang bisa memudahkan Anda untuk membuat back up data jika sewaktu-waktu terjadi masalah pada computer yang cukup parah sehingga semua data tidak bisa diselamatkan. Jadi sebaiknya untuk keamanan data-data yang Anda simpan, baik pada flashdisk maupun hardisk, semuanya Anda simpan dalam system penyimpanan online yang banyak digunakan orang saat ini. Salah satunya yang bisa Anda gunakan adalah pada layanan 4shared. Upload data yang akan disimpan di kolom penyimpanan dan jangan dipublikasikan.

Berdasarkan keamanannya dari serangan virus, maka alat penyimpanan seperti flashdisk lebih tepatnya hanya kita gunakan untuk alat perantara transfer data, jadi bukan sebagai tempat penyimpanan data karena memang jaminan keamanannya dari serangan virus masih terbatas. Di simpan secara online tentunya akan jauh lebih aman dibandingkan dengan hardisk ataupun flashdisk.

Untuk menjaga keamanan flashdisk dan hardisk dari gangguan virus, keduanya harus secara rutin discan dengan anti virus yang baik. Jadi jangan sampai virus masuk tak terdeteksi yang pastinya akan menghancurkan data di kedua perangkat tersebut. Terlebih lagi pada hardisk, sebaiknya benar-benar harus dijaga.

Hubungi DimensiData.com

Tentang DimensiData

DimensiData.Com adalah Pusat Belanja Komputer untuk pribadi dan perusahaan Terlengkap dan termurah di Indonesia. Kami menyediakan komputer, laptop, notebok, server, printer, scanner, hard disk, storage nas dengan harga murah dan bergaransi resmi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Fatal error: Uncaught TypeError: implode(): Argument #2 ($array) must be of type ?array, string given in /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php:528 Stack trace: #0 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php(528): implode() #1 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php(314): MatthiasMullie\Minify\CSS->shortenColors() #2 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/Minify.php(111): MatthiasMullie\Minify\CSS->execute() #3 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/classes/subscriber/Optimization/class-minify-html-subscriber.php(90): MatthiasMullie\Minify\Minify->minify() #4 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/vendors/classes/class-minify-html.php(212): WP_Rocket\Subscriber\Optimization\Minify_HTML_Subscriber->minify_inline_css() #5 [internal function]: Minify_HTML->_removeStyleCB() #6 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/vendors/classes/class-minify-html.php(110): preg_replace_callback() #7 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/vendors/classes/class-minify-html.php(48): Minify_HTML->process() #8 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/classes/subscriber/Optimization/class-minify-html-subscriber.php(77): Minify_HTML::minify() #9 /home/blogdime/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php(324): WP_Rocket\Subscriber\Optimization\Minify_HTML_Subscriber->process() #10 /home/blogdime/public_html/wp-includes/plugin.php(205): WP_Hook->apply_filters() #11 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/classes/Buffer/class-optimization.php(94): apply_filters() #12 [internal function]: WP_Rocket\Buffer\Optimization->maybe_process_buffer() #13 /home/blogdime/public_html/wp-includes/functions.php(5420): ob_end_flush() #14 /home/blogdime/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php(324): wp_ob_end_flush_all() #15 /home/blogdime/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php(348): WP_Hook->apply_filters() #16 /home/blogdime/public_html/wp-includes/plugin.php(517): WP_Hook->do_action() #17 /home/blogdime/public_html/wp-includes/load.php(1270): do_action() #18 [internal function]: shutdown_action_hook() #19 {main} thrown in /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php on line 528