Home > Peralatan Kantor > Mengenal Pinter Infus vs Printer Inject

Mengenal Pinter Infus vs Printer Inject

Banyak orang bingung memilih, apakah akan menggunakan printer jenis infus atau jenis inject (suntik). Printer infuse adalah jenis printer yang menggunakan tinta dengan wadah menyerupai infus sehingga pengguna tidak repot menyuntikkan tinta disetiap kali tinta yang digunakan habis. Tinta dalam wadah infus secara otomatis tinggal kita ganti dan cukup simple. Berbeda dengan printer inject atau suntik. Tinta yang digunakan biasanya harus disuntikkan lebih dahulu ke dalam catridge printer. Catridge biasanya terdiri dari dua jenis yakni untuk yang berwarna dan hitam putih. Catridge warna memiliki tiga warna dasar yakni biru merah dan kuning yang masing-masing memiliki lubang penyuntikan yang berbeda. Di awal pembelian, biasanya setiap catridge printer sudah terisi tinta otomatis sehingga penggunaan printer untuk tinta warna pada saat ini adalah saat-saat paling menyenangkan alias bebas masalah. Biasanya baru timbul kesulitan pada pengisian catridge perdana, terutama pada catridge warna yang sering kali mengalami masalah.

Mengenal Pinter Infus vs Printer Inject_1

Namun demikian, penggunaan printer infus vs printer inject masing-masing memiliki keuntungan dan kekurangan, yang mana yang Anda butuhkan? Perhatikan keuntungan dan kekurangan kedua jenis model pengisian tinta printer sebagai berikut:

  1. Printer inject

Keuntungan paling besar dari printer inject adalah mudah dibawa kemana-mana, bisa dikemas ke dalam kotak secara rapi dan tidak memerlukan wadah khusus untuk penyimpanan. Jika Anda memiliki printer untuk digunakan bepergian, maka sebaiknya memilih model printer ini karena lebih simple dan rapi. Bagi mereka yang sudah paham dengan teknik pengisian printer inject maka biasanya lebih memilih model printer ini. Selain itu harganya pun lebih murah dibanding dengan printer infuse.

Hal yang sering menjadi masalah pada penggunaan printer inject adalah apabila printer ini digunakan oleh mereka yang tidak paham atau tidak pernah menggunakan printer dengan tinta model inject. Biasanya yang terjadi adalah pengisian yang kurang, pengisian warna tinta yang tidak seimbang, tinta kering karena tidak digunakan, pengisian yang terlalu banyak dan sebagainya. Inilah yang menyebabkan tinta dengan model inject akan bermasalah. Warna yang dikeluarkan biasanya tidak bisa baik atau bahkan tidak keluar warna sama sekali. Jadi jika belum pernah pengalaman menggunakan printer jenis ini sebaiknya Anda harus hati-hati karena catridge yang rusak, harganya bisa hampir menyamai harga printer yang baru.

  1. Printer infus

Printer infus harganya lebih mahal dibandingkan jenis suntik. Akan tetapi printer ini tidak menuntut Anda repot melakukan pengisian seperti pada injek. Jika tinta dalam infuse sudah habis maka Anda bisa langsung membeli dan memasangnya. Sangat simple dan tentu saja sangat cocok untuk mereka yang tidak mau bereksperimen belajar melakukan pengisian tinta. Cocok digunakan untuk bisnis percetakan karena dapat mengurangi kesalahan. Kekurangan dari tipe printer ini adalah sulit dibawa-bawa pergi karena wadah tintanya yang lebih ribet. Jika pada printer inject bisa disimpan di dalam kotak dan dimasukkan dalam lemari, maka printer infuse tidak bisa. Harus diletakkan di tempat khusus yang agak luas dan tidak bisa dibawa kemana-mana.

Nah sebelum memutuskan membeli printer sebaiknya Anda mengetahui lebih dulu apa yang menjadi kebutuhan Anda saat ini. Para pelajar dan mahasiswa umumnya menggunakan printer jenis inject yang lebih simple di bawa ke berbagai kondisi kegiatan di tempat belajar. Para pebisnis tentunya lebih memilih model infus yang lebih aman.

Hubungi DimensiData.com

Tentang DimensiData

DimensiData.Com adalah Pusat Belanja Komputer untuk pribadi dan perusahaan Terlengkap dan termurah di Indonesia. Kami menyediakan komputer, laptop, notebok, server, printer, scanner, hard disk, storage nas dengan harga murah dan bergaransi resmi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Fatal error: Uncaught TypeError: implode(): Argument #2 ($array) must be of type ?array, string given in /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php:528 Stack trace: #0 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php(528): implode() #1 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php(314): MatthiasMullie\Minify\CSS->shortenColors() #2 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/Minify.php(111): MatthiasMullie\Minify\CSS->execute() #3 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/classes/subscriber/Optimization/class-minify-html-subscriber.php(90): MatthiasMullie\Minify\Minify->minify() #4 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/vendors/classes/class-minify-html.php(212): WP_Rocket\Subscriber\Optimization\Minify_HTML_Subscriber->minify_inline_css() #5 [internal function]: Minify_HTML->_removeStyleCB() #6 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/vendors/classes/class-minify-html.php(110): preg_replace_callback() #7 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/vendors/classes/class-minify-html.php(48): Minify_HTML->process() #8 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/classes/subscriber/Optimization/class-minify-html-subscriber.php(77): Minify_HTML::minify() #9 /home/blogdime/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php(324): WP_Rocket\Subscriber\Optimization\Minify_HTML_Subscriber->process() #10 /home/blogdime/public_html/wp-includes/plugin.php(205): WP_Hook->apply_filters() #11 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/classes/Buffer/class-optimization.php(94): apply_filters() #12 [internal function]: WP_Rocket\Buffer\Optimization->maybe_process_buffer() #13 /home/blogdime/public_html/wp-includes/functions.php(5420): ob_end_flush() #14 /home/blogdime/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php(324): wp_ob_end_flush_all() #15 /home/blogdime/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php(348): WP_Hook->apply_filters() #16 /home/blogdime/public_html/wp-includes/plugin.php(517): WP_Hook->do_action() #17 /home/blogdime/public_html/wp-includes/load.php(1270): do_action() #18 [internal function]: shutdown_action_hook() #19 {main} thrown in /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php on line 528