Home > Komponen > Apa Itu Stabilizer? Fungsi Stabilizer dan Jenis Stabilizer
Apa Itu Stabilizer Fungsi Stabilizer dan Jenis Stabilizer

Apa Itu Stabilizer? Fungsi Stabilizer dan Jenis Stabilizer

Apa Itu Stabilizer? Fungsi Stabilizer dan Jenis Stabilizer – Stabilizer Terbaik tentunya ingin dimiliki oleh Anda para pemilik warnet yang mempunyai banyak komputer. Apakah komputer di warnet, rumah atau kantor Anda tidak tahan lama dan cepat rusak? Hal ini mungkin disebabkan oleh ketidakstabilan tegangan input yang diberikan pada komputer yang menyebabkan tegangan didalamnya menjadi naik turun. Oleh sebab itu, diperlukan Stabilizer yang berfungsi untuk menstabilkan tegangan listrik tersebut.

Apa Itu Stabilizer?

Stabilizer atau AVR (Auto Voltage Regulator) merupakan sebuah komponen atau alat yang dapat digunakan untuk menstabilkan tegangan sekaligus pengaman dari terjadinya lonjakan aliran listrik pada komputer. Stabilizer akan memastikan tegangan listrik yang diberikan kepada komputer menjadi lebih kecil. Stabilizer terbagi menjadi 2 jenis, yaitu jenis Switch dan Servo Motor.

Stabilizer kerap kali disebut sebagai Stavolt atau Stabilizer Voltase. Prinsip kerja dari Stabilizer ini mirip seperti Kapasitor yang menyimpan tegangan listrik yang kemudikan disalurkan kepada perangkat elektronik, dalam kasus ini penggunaannya ditujukan untuk komputer. Stabilizer Terbaik perlu untuk digunakan pada komputer warnet Anda agar hasilnya maksimal.

Fungsi Stabilizer Untuk Komputer

Fungsi utama dari Stabilizer adalah untuk menstabilkan tegangan dan membuat tegangan input pada komputer menjadi tidak berlebihan. Oleh sebab itu, fungsi stabilizer bisa juga digunakan sebagai salah satu alat untuk mencegah kerusakan pada komputer Anda. Selain itu, ada beberapa fungsi lainnya dari Stabilizer, yaitu :

  1. Untuk meningkatkan masa penggunaan komputer
  2. Mencegah komponen didalam komputer mengalami kerusakan
  3. Mempertahankan energi pada Power Supply menjadi stabil
  4. Meminimalkan kebisingan dan gangguan pada komputer
  5. Melindungi komputer dari konslet akibat petir atau cuaca buruk lainnya
  6. Melindungi komponen komputer dari tegangan bawaan dan tegangan induk
  7. Membuat tegangan output pada kasus Overloading dan Overheating pada komputer agar menjadi stabil dan normal.

Stabilizer komputer

Mengenal Komponen Stabilizer

Stabilizer merupakan komponen yang berfungsi untuk membuat stabil aliran listrik dan bisa juga digunakan untuk mencegah pencurian listrik. Pencurian listrik, cuaca yang buruk, dan hambatan-hambatan lainnya dapat menyebabkan aliran listrik pada komputer menjadi terganggu. Hal ini dikarenakan voltase listrik menjadi tidak stabil dan bisa menyebabkan kerusakan pada komponen didalam komputer.

Stabilizer diperlukan untuk menstabilkan aliran listrik agar normal. Komponen yang terdapat didalam Stabilizer bisa membuat aliran listrik yang dialirkan menjadi lebih stabil dan mencegah kerusakan pada hardware dan software komputer Anda. Untuk mengecek tegangan tersebut, Anda bisa menggunakan Test Voltage. Jika tegangan listrik kurang dari 200 Volt, maka Anda harus menggunakan Stabilizer agar aliran listrik menjadi kembali normal.

Jenis Stabilizer

Jenis Stabilizer ada banyak yang bisa Anda pilih . Merk Stabilizer di pasaran pun kini sudah sangat beragam. Ukuran dari Stabilizer pun kini sudah lebih bervariasi, mulai dari yang hanya mempunyai dua colokan hingga yang mempunyai tiga colokan. Berikut ini adalah jenis-jenis dari Stabilizer terbaik :

1. Stabilizer Servo Motor

Stabilizer jenis ini menggunakan motor servo yang akan berputar sehingga mendapatkan tegangan listrik yang stabil. Waktu yang dibutuhkan adalah 2-5 detik hingga tegangan listrik stabil yang diinginkan tercapai. Sayangnya, pada jenis ini tidak terdapat filter.

2. Stabilizer Relay

Stabilizer Relay bekerja apabila ada tegangan listrik pada komputer yang naik-turun. Sehingga, stabilizer jenis ini bisa bekerja dengan cepat. Akan tetapi, range kestabilan dari Stabilizer jenis ini kurang baik dan biasanya hanya kurang dari 5% saja. Stabilizer jenis ini tidak dilengkapi Filter.

3. Stabilizer Digital Control

Stabilizer Digital Control menggabungkan penggunaan Relay dan Triac untuk menstabilkan listrik dan dilengkapi filter untuk menyaring gangguan yang dapat menghambat aliran listrik ke komputer.

4. Stabilizer Ferro Resonant

Stabilizer jenis ini merupakan Stabilizer yang paling handal diantara jenis-jenis Stabilizer lainnya. Hal ini dikarenakan untuk menjaga kestabilan beban, Stabilizer ini berfungsi dengan cara merespon cepat dan hanya sekitar 0,04 detik. Selain itu, Stabilizer jenis ini juga lebih stabil dibandingkan dengan yang lainnya. Stabilizer ini juga dapat menyaring gangguan-gangguan listrik dikarenakan adanya Filter didalamnya.

Cara Memasang Stabilizer

  • Siapkan Stabilizer sesuai dengan kebutuhan komputer warnet Anda
  • Cabut kabel-kabel komputer tersebut dari stop kontak
  • Hubungkan kabel steker pada Stabilizer pada stop kontak
  • Stabilizer dibiarkan dalam keadaan OFF/mati
  • Hubungkan kabel steker komputer-komputer tersebut pada bagian output Stabilizer
  • Hidupkan Stabilizer, lalu hidupkan komputer

Untuk mendapatkan hasil yang terbaik, gunakan juga Stabilizer Terbaik sesuai dengan kapasitas dan kebutuhan untuk komputer warnet Anda.

Hubungi DimensiData.com

Tentang DimensiData

DimensiData.Com adalah Pusat Belanja Komputer untuk pribadi dan perusahaan Terlengkap dan termurah di Indonesia. Kami menyediakan komputer, laptop, notebok, server, printer, scanner, hard disk, storage nas dengan harga murah dan bergaransi resmi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Fatal error: Uncaught TypeError: implode(): Argument #2 ($array) must be of type ?array, string given in /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php:528 Stack trace: #0 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php(528): implode() #1 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php(314): MatthiasMullie\Minify\CSS->shortenColors() #2 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/Minify.php(111): MatthiasMullie\Minify\CSS->execute() #3 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/classes/subscriber/Optimization/class-minify-html-subscriber.php(90): MatthiasMullie\Minify\Minify->minify() #4 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/vendors/classes/class-minify-html.php(212): WP_Rocket\Subscriber\Optimization\Minify_HTML_Subscriber->minify_inline_css() #5 [internal function]: Minify_HTML->_removeStyleCB() #6 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/vendors/classes/class-minify-html.php(110): preg_replace_callback() #7 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/vendors/classes/class-minify-html.php(48): Minify_HTML->process() #8 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/classes/subscriber/Optimization/class-minify-html-subscriber.php(77): Minify_HTML::minify() #9 /home/blogdime/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php(324): WP_Rocket\Subscriber\Optimization\Minify_HTML_Subscriber->process() #10 /home/blogdime/public_html/wp-includes/plugin.php(205): WP_Hook->apply_filters() #11 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/classes/Buffer/class-optimization.php(94): apply_filters() #12 [internal function]: WP_Rocket\Buffer\Optimization->maybe_process_buffer() #13 /home/blogdime/public_html/wp-includes/functions.php(5420): ob_end_flush() #14 /home/blogdime/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php(324): wp_ob_end_flush_all() #15 /home/blogdime/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php(348): WP_Hook->apply_filters() #16 /home/blogdime/public_html/wp-includes/plugin.php(517): WP_Hook->do_action() #17 /home/blogdime/public_html/wp-includes/load.php(1270): do_action() #18 [internal function]: shutdown_action_hook() #19 {main} thrown in /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php on line 528