Home > Komputer > Tips Memilih Komputer Server Berkualitas Untuk Warnet

Tips Memilih Komputer Server Berkualitas Untuk Warnet

Tips Memilih Komputer Server Terbaik Berkualitas Harga Murah untuk Warnet – Dalam membuat atau membangun sebuah warnet, pastiny ada beberapa hal yang akan menjadi pemikiran Anda dan memang semua harus dipikrkan secara matang. Jika anda ingin membangun sebuah warnet, maka satu hal yang penting dan tidak boleh anda lewatkan adalah mengenai computer yang akan menjadi server dari warnet Anda nantinya. Server sebuah warnet haruslah memiliki kualitas yang bagus serta performa yang prima. Sebuah server warnet yang baik sebisa mungkin harus tidak terlalu sering mengalami kerusakan karena hal ini pasti akan membuat kesulitan dalam beberapa hal.

komputer server murah spesifikasi terbaik

Dalam memilih sebuah server untuk warnet pun tidak bisa sembarangan. Ada beberapa hal yang patut anda lakukan dan pertimbangkan secara matang agar Anda memiliki sebuah server yang mumpuni dan akan menghindarkan Anda dari berbagai masalah dan kesulitan yang mungkin saja bisa Anda alami. Nah, berikut ini ada beberapa tips untuk anda dalam memilih komputer server yang berkualitas untuk warnet.

  1. Tips yang pertama adalah pilihlah sebuah server dengan karakter Scalable serta jangan lupa untuk melengkapinya dengan memory yang besar untuk memungkinkan adanya berbagi resources seperti printer, program, data, internet dan lain sebagainya dengan cepat. Untuk pemilihan processornya, anda dapat menggunakan AMD maupun Intel.
  2. Pilihlahh sebuah computer yang tangguh dalam hal umur setiap komponen yang ada di dalamnya dan masa beroperasinya. Sebagai sebuah solusi mungkin Anda bisa mempertimbangkan untuk membeli sebuah PC-Desktop, hal ini karena biasanya PC Desktop jauh lebih murah daripada computer dan memang dirancang untuk menjadi sebuah server.
  3. Yang ketiga Anda harus menempatkan server pada tempat yang nyaman dan baik serta aman untuk selalu digunakan. Jika memungkinkan, Anda dapat mendesain ruangan sebagai mana mestinya untuk meminimalisir debu yang dapat masuk ke ruangan. Selain itu perhatikan pula agar orang-orang yang tidak berkepentingan tidak sering masuk ke dalam ruangan server dan tidak mudah diakses oleh mereka. Selain itu usahakan agar lokasi server bebas dari medan listrik, medan magnet dan juga bebas getaran serta bebas dari asap.
  4. Selanjutnya usahakan untuk membeli sebuah UPS yang handal. Pada intinya, anda jangan mempercayakan sepenuhnya consumer electronic Anda hanya pada PLN. Hal ini karena beberapa hal seperti kejutan listrik, pemadaman dalam waktu singkat, atau beberapa gejala listrik lainnya dapat membuat sebuah kerusakan pada computer yang patut untuk anda waspadai. Seperti contohnya ketidak seimbangan hanya dibawah 5% saja bahkan mengakibatkan kinerja dari mesin yang sedang beroperasi bertambah hingga mencapai 18% dibandingkan dengan keadaan normal.
  5. Lengkapi server dengan kipas. Selanjutnya, selalu usahakan untuk melengkapi server komputer Anda dengan kipas. Kipas ini dapat membuat mesin atau komponen-komponen yang berada di dalam computer server tetap terjaga suhunya, tidak terlalu panas dan selalu dingin. Hal ini tentu saja akan menghindarkan komputer-komputer server Anda dari berbagai kerusakan yang dapat merugikan Anda.

Untuk itu DimensiData.com sarankan untuk menggunakan komputer Server jenis Value Server. Value server ini juga sering dikenal dengan nama entry level server. Penggunaan entry level server ini biasanya digunakan dalam sebuah jaringan yang memiliki komputer sedikti, kira kira sebanyak 20 komputer saja. Server bisa berbentuk tower ataupun rackmount.

Server jenis entry level atau value level ini cocok digunakan pada lokasi dimana komputer client yang tidak terlalu banyak, seperti: Ruangan kantor kecil, Ruang laboratorium komputer, Warnet serta Sangat cocok untuk kebutuhan server dan jaringan komputer dengan budget rendah dan kapasitas yang kecil.

Berikut ini adalah beberapa spesifikasi dari entry level server :

  1. Single processor, biasanya menggunakan Intel core i3 hingg I7.
  2. Kapasitas RAM minimal adalah sebesar 2 GB.
  3. Menggunakan kapasitas Harddisk minimal 1 terabyte.
  4. Penggunaan Server Entry Level atau Value Server

Umumnya syarat spesifikasi komputer server yang harus dipenuhi oleh sebuah komputer server ialah mampu menyala dalam waktu yang lama tanpa dimatikan, kemudahan dalam perbaikan serta perawatan, memiliki batas kerja maksimum jauh diatas kemampuan komputer bukan server dan kompatible dengan software server yang handal.

Itulah tadi beberapa tips memilih computer server untuk warnet yang bisa Anda lakukan dan praktekkan bagi Anda yang ingin membangun usaha sebuah warnet. Tidak bisa dipungkiri bahwa pasti membangun atau memiliki sebuah server yang baik mungkin akan sedikit membutuhkan biaya yang lebih besar. Namun sebenarnya semuanya merupakan sebuah penghematan jika dibandingkan dengan Anda memilih server dengan harga murah dengan kualitas seadanya yang justru akan sering mengalami kerusakan dan hal ini berarti Anda akan lebih sering mengeluarkan uang untuk perbaikan.

Hubungi DimensiData.com

Tentang DimensiData

DimensiData.Com adalah Pusat Belanja Komputer untuk pribadi dan perusahaan Terlengkap dan termurah di Indonesia. Kami menyediakan komputer, laptop, notebok, server, printer, scanner, hard disk, storage nas dengan harga murah dan bergaransi resmi.

16 komentar

  1. untuk membuka bisnis warnet memang memerlukan modal yang lumayan
    di segi lain harus memilih komputer yang berkualitas.
    nice info

  2. Kira-kira komputer server yang handal harganya berapa ya?

  3. Butuh dana gede nih buat warnet yang berkualitas, itu pun baru untuk 20 unit pc.

  4. Nah informasi yang gini yang cocok buat para pengusaha yang mau mulai bisnis warnet . Mantap gan informasi spek komputernya, keep update gan 🙂

  5. rencana mau bikin warnet, lagi ngumpulin budget dulu. kira” untuk server yang bagus habis dana berapa ya?

  6. yang terpenting dari segi budget juga perlu di perhitungkan gan 😀 soalnya ada harga ada kualitas juga 😀 Thanks info yang sangat menarik

  7. Nice info gan, pas banget kalo mau buka usaha warnet

  8. Ram Server ane 2GB um Cukup 😀

  9. yang ane tau tuh untuk membuka bisnis warnet emang gak mudah dan butuh kesabaran dalam menghaapi bocah – bocah yang kalo main taunya ngebanting mouse doang

  10. Kalo pc biasa jadikan server bisa ga kak?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Fatal error: Uncaught TypeError: implode(): Argument #2 ($array) must be of type ?array, string given in /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php:528 Stack trace: #0 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php(528): implode() #1 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php(314): MatthiasMullie\Minify\CSS->shortenColors() #2 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/Minify.php(111): MatthiasMullie\Minify\CSS->execute() #3 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/classes/subscriber/Optimization/class-minify-html-subscriber.php(90): MatthiasMullie\Minify\Minify->minify() #4 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/vendors/classes/class-minify-html.php(212): WP_Rocket\Subscriber\Optimization\Minify_HTML_Subscriber->minify_inline_css() #5 [internal function]: Minify_HTML->_removeStyleCB() #6 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/vendors/classes/class-minify-html.php(110): preg_replace_callback() #7 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/vendors/classes/class-minify-html.php(48): Minify_HTML->process() #8 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/classes/subscriber/Optimization/class-minify-html-subscriber.php(77): Minify_HTML::minify() #9 /home/blogdime/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php(324): WP_Rocket\Subscriber\Optimization\Minify_HTML_Subscriber->process() #10 /home/blogdime/public_html/wp-includes/plugin.php(205): WP_Hook->apply_filters() #11 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/classes/Buffer/class-optimization.php(94): apply_filters() #12 [internal function]: WP_Rocket\Buffer\Optimization->maybe_process_buffer() #13 /home/blogdime/public_html/wp-includes/functions.php(5420): ob_end_flush() #14 /home/blogdime/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php(324): wp_ob_end_flush_all() #15 /home/blogdime/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php(348): WP_Hook->apply_filters() #16 /home/blogdime/public_html/wp-includes/plugin.php(517): WP_Hook->do_action() #17 /home/blogdime/public_html/wp-includes/load.php(1270): do_action() #18 [internal function]: shutdown_action_hook() #19 {main} thrown in /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php on line 528