Home > Komputer > Panduan Tips Memilih Komputer Server Rakitan Yang Berkualitas
Panduan Tips Memilih Komputer Server Rakitan Yang Berkualitas Sesuai Kebutuhan

Panduan Tips Memilih Komputer Server Rakitan Yang Berkualitas

Panduan Tips Memilih Komputer Server Rakitan Yang Berkualitas Sesuai Kebutuhan – Komputer server kerap dikait kaitkan dengan suatu pekerjaan multifungsi dengan multi device. Maka dari itu tak jarang jika sebuah perusahaan baik besar maupun kecil tentu membutuhkan komputer server sebagai pusat pengolahan data perusahaan.

Hal inilah yang membuat para vendor tentunya mengeluarkan beberapa tipe server dengan spesifikasi yang beragam. Sehingga memunculkan banyak spesfisikasi yang berbeda beda. Bagi beberapa orang awam tentu menjadi hal yang sulit dalam memilih komputer server mana yang berkualitas. Maka dari itu pada kesempatan kali ini kami akan memberikan Panduan Tips Memilih Komputer Server Rakitan Yang Berkualitas.

Pertamakali yang kita lakukan dalam memilih komputer server rakitan berkualitas yaitu kita harus memilih komputer server sesuai dengan kebutuhan. Kebutuhan apakah itu? Pada dasarnya komouter server memiliki beberapa fungsi kebutuhan mulai dari server game, server perkantoran dan administrasi, server arsip, server program, atau yang lainnya.

Seperti misalnya pada suatu perusahaan besar. Tentunya sering melakukan pekerjaan yang kompleks seperti sharing data, pengolahan data, mengatur arus lalu lintas email, atau lainnya, sudah pasti membutuhkan jenis komputer server berteknologi tinggi. Peran server ini untuk membantu memperlancar segala pekerjaan perusahaan supaya waktu dan pekerjaan menjadi lebih efektif, dengan akan memberikan keuntungan bagi perusahaan.

Ada banyak hal yang dipertimbangkan dalam memilih komputer server sesuai kebutuhan diantaranya

  • Processor server
  • Ukuran memory
  • Kapasitas cache
  • Jenis teknologi
  • Sepsifikasi komputer
  • Kapasitas harddisk
  • Dan fitur fitur

Memahami jenis server sesuai kebutuhan yang dibedakan menjadi 4 yakni

1. Server Entry Level

Jenis server ini biasanya digunakan pada kebutuhan suatu perusahaan kecil yang menggunakan komputer hanya 10 komputer. Dimana peran server disini adalah sebagai pengolah data perusahaan yang membantu menangani kebutuhan kompleks seperti sharing data, email perusahaan, print sharing.

Biasanya pada jenis server entry level menggunakan teknologi single processor dengan spesifikasi core i3, i5,atau i7, kapasitas memory 2GB dan kapasitas harddisk 1-2 TB dengan SATA / SCSI technology. Selain itu ukuran daripada komputer server jenis entry level cukup fleksibel dan simple yakni berbentuk rackmount sehingga cukup menghemat ruangan.

2. Server Mid Range

Biasanya jenis server mid range sangat sesuai digunakan pada perusahaan menengah yang menggunakan komputer antara dari 20-100. Sebenarnya peran fungsi sever mid range ini hampir sama dengan jenis server entry level. Namun pekerjana yang dilakukan server mid range lebih banyak. Adapun spesifikasi server midrange yaitu menggunakan 2-4 processor AMD atau intel Xeon, kapasitas memory 8GB, 10 harddisk dengan SCSI technology dan didukung dengan konfigurasi RAID.

Agar lebih bekerja maksimal maka jenis server ini sebaiknya juga dilengkapi dengan teknologi hot pluggable, redundant technology, mesin pendingin dan power supply lebih dari 1 supaya server dapat menyala lebih lama.  Untuk ukuran server mid range ada yang berbentuk tower dan rackmount ukuran 1-3U.

3. Server Blade

Sever blade ini dikenal dengan jenis server yang hemat daya dan ruang. Sungguh menjadi keunggulan tersendiri bagi jenis server ini. Biasanya server blade ini tersusun rapi pada satu rak dengan sirkuit yang sama seperti processor, memori server, dan network adapter. Bahkan ada desain rak dari server blade yang terdiri dari ratusan server dalam satu raknya, server seperti ini biasanya tersambung dengan kabel yang disusun secara paralel.

Keunggulan yang lain dari server blade ini yaitu memiliki fitur pluggable yang fleksibek yang bisa ipasang atau dilepas. Fungsinya adanya sebagai cadangan bila komputer mati. Dimana saat 1 server mati maka bisa segera dialihkan dan diganti oleh server yang lain tanpa mengganggu jarungan yang sedang beroperasi.

Spesifikasi server blade ini yaitu hanya memiliki single processor core dengan jumlah yang mencapai ratusan sehingga memungkinkan server untuk digunakan pada web hosting dan sistem pelayanan lainnya. Selain simple dan mudah digunakan, jenis server blade ini juga hemat biaya dan listrik. Hal ini dikarenakan server blade menggunakan sistem low voltage.

4. Server Enterprise

Jenis server ini mampu menghasilkan kekuatan dan realibilitas yang cocok untuk melakukan pekerjaan yang cukup berat. Dimana pada jenis server ini mampu menjalankan lebih dari 1000 pengguna yang mana komputer client membutuhkan database yang besar. Biasanya server dengan kemampuan kerja seperti diatas yaitu perusahaan penerbangan, perusahaan bank, stasiun TV, universitas dan perusahaan pendistribusian barang yang besar yang membutuhkan sistem pengolahan data yang kompleks dan lengkap.

Server entriprise memiliki 2 jenis server yakni low end dan high end. Pada low end Biasanya dilengkapi dengan 4/8 processor dengan 32- 64 bit. Sementara pada high end dilengkaou dengan bit rate 64 bit. Jenis server enterprise high end ini biasanya menggunakan sistem operasi LINUX/UNIX.

Enterprise server ini biasanya dibekali dengan 4 atau 8 processor dengan bit-rate sebesar 32-bit hingga 64-bit, tapi untuk high-end enterprise server bisa menggunakan hingga 64 processor dengan kapasitas bit-rate sebesar 64-bit. Enterprise server ini biasanya menggunakan sistem operasi UNIX/Linux.

Memilih komputer server rakitan sesuai harga

Pada dasarnya komputer server dibagi menjadi beberapa kelas dimana pembagian kelas ini didasarkan pada penggunaan sistem operasi, redunt dan komponen komputer server rakitan, monitoring, kapabilitas management, dan skala ukuran server. Sehingga hal ini membuat anda harus teliti dalam memilih server yang sesuai dengan kebutuhan anda.

Ada 6 jenis server berdasarkan harga

Komponen Spesifikasi Komputer Server Rakitan Terbaik DimensiData

1. Komputer Server Entry level price

Jenis server Entry level price ini biasanya digunakan untuk kebutuhan dirumah atau untuk perusahaan kecil. Adapaun pekerjaannya adalah untuk melakukan proses data yang ringan. Untuk harga server entry level price yaitu kisaran 10 juta.

2. Komputer Server Workgroup level price

Workgroup level price adalah jenis server yang umumnya digunakan pada perusahaan kecil menengah yang membutuhkan hardware yang lebih tinggi dibandingkan dengan entry level price. Biasanya jenis server workgroup ini menggunakan processor intel xeon atau AMD dengan kecepatan 1.5-3.6 GHz dan support dual/quadcore. Adapun harga jenis server workgroup ini yaitu 10 jutaan.

4. Komputer Server Appliance server

Appliance server untuk merakit jenis komputer server ini membutuhkan 20 jutaan per 1 base unitnya. Bahkan ada juga kisaran harga mencapai 50 juta. Tergantung dengan fitur dan hardware yang digunakan. Biasanya jenis server appliances ini cocok digunakan pada pekerjaan yang membutuhkan firewall, VPN dan web hosting. Dengan kata lain digunakan pada pekerjaan IT yang cukup berat.

5. Komputer Server Blade server

Jenis server blade ini biasanya digunakan pada sebuah pekerjaan yang membangun jaringan data center dengan fasilitas daya yang rendah, cache atau hanya sekedar sebagai pusat pengolah data saja. Harga komputer server ini hanya sekitar 10 jutaan saja.

6. Komputer Server Enterprise server

Jenis server ini biasanya digunakan pada suatu bisnis yang sangat besar yang membutuhkan aplikasi e-commerce dan database yang sangat besar. Maka dari itu tak heran jika harga server ini ditaksir hingga 100 jutaan.

Demikian Panduan Tips Memilih Komputer Server Rakitan Yang Berkualitas Sesuai Kebutuhan. Semoga bermanfaat.

Hubungi DimensiData.com

Tentang DimensiData

DimensiData.Com adalah Pusat Belanja Komputer untuk pribadi dan perusahaan Terlengkap dan termurah di Indonesia. Kami menyediakan komputer, laptop, notebok, server, printer, scanner, hard disk, storage nas dengan harga murah dan bergaransi resmi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Fatal error: Uncaught TypeError: implode(): Argument #2 ($array) must be of type ?array, string given in /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php:528 Stack trace: #0 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php(528): implode() #1 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php(314): MatthiasMullie\Minify\CSS->shortenColors() #2 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/Minify.php(111): MatthiasMullie\Minify\CSS->execute() #3 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/classes/subscriber/Optimization/class-minify-html-subscriber.php(90): MatthiasMullie\Minify\Minify->minify() #4 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/vendors/classes/class-minify-html.php(212): WP_Rocket\Subscriber\Optimization\Minify_HTML_Subscriber->minify_inline_css() #5 [internal function]: Minify_HTML->_removeStyleCB() #6 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/vendors/classes/class-minify-html.php(110): preg_replace_callback() #7 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/vendors/classes/class-minify-html.php(48): Minify_HTML->process() #8 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/classes/subscriber/Optimization/class-minify-html-subscriber.php(77): Minify_HTML::minify() #9 /home/blogdime/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php(324): WP_Rocket\Subscriber\Optimization\Minify_HTML_Subscriber->process() #10 /home/blogdime/public_html/wp-includes/plugin.php(205): WP_Hook->apply_filters() #11 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/classes/Buffer/class-optimization.php(94): apply_filters() #12 [internal function]: WP_Rocket\Buffer\Optimization->maybe_process_buffer() #13 /home/blogdime/public_html/wp-includes/functions.php(5420): ob_end_flush() #14 /home/blogdime/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php(324): wp_ob_end_flush_all() #15 /home/blogdime/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php(348): WP_Hook->apply_filters() #16 /home/blogdime/public_html/wp-includes/plugin.php(517): WP_Hook->do_action() #17 /home/blogdime/public_html/wp-includes/load.php(1270): do_action() #18 [internal function]: shutdown_action_hook() #19 {main} thrown in /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php on line 528