Home > Berita Teknologi > iPhone 5S Mulai Diproduksi oleh Apple

iPhone 5S Mulai Diproduksi oleh Apple

Satu berita bagus lagi datang dari Apple. Perusahaan ini cukup serius untuk mengembangkan produk barunya yang dijual dengan harga lebih bersahabat, yaitu iPhone 5S. Produk ini sudah mulai diproduksi dan tidak lama lagi akan dipasarkan di beberapa negara, termasuk Indonesia. Spesifikasi produk ini memang cukup meyakinkan karena diproduksi oleh perusahaan ternama dan menggunakan teknologi terkini untuk mendapatkan hasil maksimal. Sepertinya, pengguna produk Apple sudah tidak sabar lagi untuk mencicipi produk baru iPhone 5S ini.

Mulainya proses produksi Apple ini telah diumumkan oleh sebuah blog teknologi yang bertempat di Jepang. Dari sumber tersebut, disebutkan bahwa proses produksi iPhone 5S telah dimulai oleh Foxconn. Bahkan, Jepang sendiri juga bersiap-siap untuk menyambut kedatangan produk baru Apple ini dengan mengurangi stock ponsel berbasis Android. Kebijakan ini dilakukan oleh NTT Docomo yang mulai beralih untuk mendukung iPhone terbaru ini. Sayangnya, penggguna produk ini masih harus menunggu untuk waktu yang cukup lama karena produk ini kemungkinan akan dirilis pada bulan Agustus tahun ini. Namun, ada juga sumber lain yang menyebutkan bahwa waktu peluncurannya adalah Juni atau Juli.

Isu mengenai iPhone 5S sudah cukup lama beredar di internet. Bocoran mengenai spesifikasinya pun juga sudah diketahui oleh banyak orang. Ada beberapa fitur menarik yang membuat ini pantas dipertimbangkan, belum lagi harganya juga lebih terjangkau. Fitur menarik pertama yang perlu dipertimbangkan adalah NFC. Fitur ini mampu mendukung sesama pengguna produk Apple untuk berbagi data atau informasi dengan lebih efisien tanpa menggunakan kabel. NFC ini memang dipersiapkan untuk produk baru Apple termasuk iPhone 5S. Selain itu, fitur wireless charging akan memudahkan Anda untuk me-recharge baterai iPhone tanpa harus repot-repot memasang kabel. Apple juga berencana untuk menambahkan slot memori eksternal dalam produknya. Sudah menjadi kebijakan Apple untuk memberikan produk dalam berbagai kapasitas penyimpanan data hanya dalam bentuk memori internal. Apple pun mulai mengerti bahwa penggunanya juga membutuhkan memori eksternal untuk menyimpan file berukuran besar.

Apple juga serius dalam mengembangkan fitur lama dalam produk iPhone. Di Apple iOS yang sudah dikembangkan ini, pengguna bisa menikmati perfoma yang leih baik dan nyaman digunakan. Selain itu, Apple memberikan perhatian lebih untuk aspek keamanan. Apple Maps juga tampil dengan fitur yang lebih baik. Mungkin banyak pengguna yang kecewa dengan kualitas Apple Maps di produk Apple terdahulu. Fitur Apple Maps akan terus dikembangkan dan diharapkan bisa menyaingi popularitas Google Maps. Fitur Retina Display yang menjadi keunggulan produk Apple juga semakin disempurnakan.

Salah satu alasan untuk memiliki produk terbaru Apple ini adalah harganya yang lebih murah. Nampaknya, Apple mulai mengerti kebutuhan pengguna yang mempunyai daya beli terbatas. Ponsel iPhone murah pun bisa menjadi kenyataan. Untuk mendapatkan satu unit produk terbaru ini, Anda tidak harus merogoh kantong terlalu dalam. Harga untuk ponsel berkapasitas 32GB adalah sekitar USD 199. Untuk versi 64 GB, harga yang ditawarkan adalah USD 299. Untuk versi 128 GB, harganya sekitar USD 399. Harga tersebut sudah cukup murah jika dibandingkan dengan produk-produk Apple sebelumnya.

Ingin menikmati sentuhan teknologi Apple dengan harga lebih terjangkau? Impian ini bisa menjadi kenyataan setelah Apple iPhone 5S dipasarkan nantinya. Anda masih harus menunggu beberapa bulan sampai bisa menikmati fitur andalannya yang lebih terjangkau.

Hubungi DimensiData.com

Tentang DimensiData

DimensiData.Com adalah Pusat Belanja Komputer untuk pribadi dan perusahaan Terlengkap dan termurah di Indonesia. Kami menyediakan komputer, laptop, notebok, server, printer, scanner, hard disk, storage nas dengan harga murah dan bergaransi resmi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.