Home > Komponen > Dilema Baterai Laptop! Dipasang Atau Dilepas?
Dilema Baterai Laptop! Dipasang Atau Dilepas?

Dilema Baterai Laptop! Dipasang Atau Dilepas?

Baterai Notebook dan Laptop, Dipasang atau Dilepas Ketika Adapter Terpasang? – Pernahkah Anda bingung apakah harus melepas baterai laptop atau memasangnya? Bukan hanya Anda yang sering bingung apakah harus melepas baterai atau memasang baterai laptop. Banyak yang mengatakan bahwa baterai laptop harus terus dipasang saat dihubungkan dengan listrik. Hal ini bisa membuat umur baterai laptop lebih panjang, selain itu, dengan tetap memasang baterai laptop saat dicolokkan pada listrik, hal ini juga membuat laptop terlindungi dari konsleting. Namun, apakah demikian? Kebanyakan laptop yang beredar dipasaran saat ini menggunakan jenis baterai Li-Ion. Jenis baterai ini memiliki keunggulan lebih dibandingkan jenis baterai lainnya.

Li-Ion merupakan baterai yang banyak digunakan karena ringan dan memiliki kemampuan untuk penyimpanan arus data yang lebih banyak. Dibandingkan dengan baterai nikel dengan ukuran yang sama, baterai Li-Ion jauh lebih baik kualitasnya. Menggunakan baterai Li-Ion juga sangat mudah perawatannya. Anda tidak harus menunggu baterai habis kemudian menchargenya. Baterai Li-Ion bisa di isi kembali sekalipun baterai belum habis. Penggunaan baterai laptop memang harus diperhatikan, apalagi jika laptop atau notebook Anda berusia lebih dari satu tahun. Semakin lama usia laptop maka semakin menurun kemampuan baterai. Jika Anda menggunakan baterai Li-Ion maka Anda tidak bisa menyimpannya dalam waktu yang lama tanpa pemakaian sama sekali.

apa efek akibat baterai laptop dilepas?

Li-Ion merupakan baterai yang mudah rusak jika tidak digunakan sama sekali. Jika Anda sering melepas baterai, hal ini sebenarnya sah-sah saja, namun jangan terlalu sering melepasnya. Baterai laptop Li-Ion tidak akan cepat rusak sekalipun adapter dipasang terus-menerus. Saat ini ada cukup banyak laptop dengan berbagai merek dan jenis yang dilengkapi dengan baterai berkualitas. Anda tidak perlu khawatir apakah harus memepas baterai atau memasangnya saat di isi. Baterai Li-Ion bisa memutuskan arus listrik bila baterai telah terisi penuh. Dengan menggunakan baterai Li-Ion maka Anda tidak perlu khawatir lagi bila baterai over-charge.

Lalu, apakah kita bisa melepas baterai laptop?
Beberapa merek laptop memang membolehkan kita untuk melepaskan baterai laptop ketika baterai tersebut sudah penuh. Ketika baterai penuh dan listrik tetap menghantar pada baterai, hal ini bisa menimbulkan baterai menjadi panas dan mengurangi umur baterai laptop. Untuk menyelamatkan baterai laptop agar tetap awet, sebisa mungkin Anda harus mencopot arus listrik jika baterai laptop telah penuh. Yang jelas, umur baterai dipengaruhi oleh berapa kali Anda mencharge baterai tersebut, semakin sering Anda mencharge baterai laptop maka umurnya akan semakin pendek.

Lalu, apa efek akibat baterai laptop dilepas?
Melepas baterai laptop dan hanya mengandalkan arus listrik, hal ini bukanlah ide yang bagus. Hal ini justru membuat laptop bisa mati mendadak saat terjadi pemadaman listrik. Anda bisa menggunakan stabilizer yang dilengkapi dengan UPS jika Anda ingin melepaskan baterai laptop jika ingin menggunakan laptop dalam waktu yang lebih lama. Stabilizer sangat penting saat Anda melepaskan baterai laptop. Dampak negatif menyalakan laptop tanpa baterai dan Tanpa menggunakan stabilizer dapat mempercepat kerusakan komponen elektronik dalam laptop, hal ini bisa membahayakan hardware laptop Anda.

Pada beberapa laptop yang baru, Anda tidak perlu melepaskan baterai laptop. Laptop baru banyak yang sudah dilengkapi dengan auto stop charge, dengan alat ini maka tegangan menuju baterai akan diputus secara otomatis ketika baterai laptop penuh. Jadi, jika Anda ingin melepaskan baterai laptop maka Anda harus memastikan beberapa resiko yang bisa terjadi pada laptop Anda. Untuk laptop yang masih baru, Anda bisa menyesuaikan spesifikasi baterai laptop dengan kebutuhan Anda saat menggunakannya.

Kesimpulannya jika Anda ingin melakukan aktifitas lama di depan laptop atau notebook sebaiknya gunakan laptop/notebook seperti cara kerja PC dengan tidak melepas baterai Anda. Lebih baik kinerja baterai menurun daripada merusak laptop/notebook dan komponen hardware lainnya. Jika anda berpergian menggunakan laptop/notebook jangan lewatkan tips cara agar baterai laptop awet dan tahan lama.

Hubungi DimensiData.com

Tentang DimensiData

DimensiData.Com adalah Pusat Belanja Komputer untuk pribadi dan perusahaan Terlengkap dan termurah di Indonesia. Kami menyediakan komputer, laptop, notebok, server, printer, scanner, hard disk, storage nas dengan harga murah dan bergaransi resmi.

4 komentar

  1. keren gan informasinya sangat membantu sekali,
    ini gan kalau mau servis laptop,jual beli laptop dan cari sparepart lapto pada servis laptop jogja,menangani berbagai macam kerusakan laptop dan bergaransi,jangan lupa kunjungi gan servicelaptopjogja

  2. berarti kesimpulannya adalah baterai tidak boleh dilepas pada saat melakukan charge dan apabila baterai sudah penuh sebaiknya adapter charge segera dilepas. Dengan begitu baterai dan laptopnya bisa awet

  3. Laptop saya Merk Acer type 47207 dari tahun 2013 dan alhamdulillah sampai saat ini masih bisa dipakai, memang baterainya yang gak awet dan sudah ganti 2 kali karena dengan metode adapter charge tidak pernah dilepas walaupun baterai sudah penuh..

  4. Terima kasih gan informasinya, yang mau Beli Serbuk Beras Merah bisa kemari Gan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Fatal error: Uncaught TypeError: implode(): Argument #2 ($array) must be of type ?array, string given in /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php:528 Stack trace: #0 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php(528): implode() #1 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php(314): MatthiasMullie\Minify\CSS->shortenColors() #2 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/Minify.php(111): MatthiasMullie\Minify\CSS->execute() #3 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/classes/subscriber/Optimization/class-minify-html-subscriber.php(90): MatthiasMullie\Minify\Minify->minify() #4 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/vendors/classes/class-minify-html.php(212): WP_Rocket\Subscriber\Optimization\Minify_HTML_Subscriber->minify_inline_css() #5 [internal function]: Minify_HTML->_removeStyleCB() #6 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/vendors/classes/class-minify-html.php(110): preg_replace_callback() #7 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/vendors/classes/class-minify-html.php(48): Minify_HTML->process() #8 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/classes/subscriber/Optimization/class-minify-html-subscriber.php(77): Minify_HTML::minify() #9 /home/blogdime/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php(324): WP_Rocket\Subscriber\Optimization\Minify_HTML_Subscriber->process() #10 /home/blogdime/public_html/wp-includes/plugin.php(205): WP_Hook->apply_filters() #11 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/classes/Buffer/class-optimization.php(94): apply_filters() #12 [internal function]: WP_Rocket\Buffer\Optimization->maybe_process_buffer() #13 /home/blogdime/public_html/wp-includes/functions.php(5420): ob_end_flush() #14 /home/blogdime/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php(324): wp_ob_end_flush_all() #15 /home/blogdime/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php(348): WP_Hook->apply_filters() #16 /home/blogdime/public_html/wp-includes/plugin.php(517): WP_Hook->do_action() #17 /home/blogdime/public_html/wp-includes/load.php(1270): do_action() #18 [internal function]: shutdown_action_hook() #19 {main} thrown in /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php on line 528