Home > Komponen > Cara Memasang UPS

Cara Memasang UPS

Bingung bagaimana cara memasang UPS di computer Anda? Berikut ini ada beberapa hal yang perlu di perhatikan untuk pemasangan UPS di komputer adalah :

  1. Cek kapasitas UPS sesuaikan dengan beban
  2. Misalnya : kapasitas UPS 650 VA cocok untuk komputer 1 unit plus modem
  3. Jenis UPS
  4. Kalau UPS nya jenis offline line interaktif cek apa ada AVR di spesifikasinya.
  5. Kalau memang ada gak perlu lagi di pasang stabiliser untuk menyetabilkan tegangan.
  6. Cek Tegangan input
  7.  Perlu di cek di tengan input. Mulai phase, neutralnya dan tegangan antara neutral dan grounding
  8. Baca manual
  9. Baca buku petunjuk mulai cara menyalakan biar tidak terjadi kesalahan
  10. Perhatikan tombol on/off
  11. Nyalakan tombol apabila sudah siap
  12. Nyalakan komputer ataui beban lainya
  13. Perhatikan lama back up UPS

Cara Memasang UPS

UPS merupakan Uninteruptible Power Supply merupakan system Penyedia daya listrik yang sangat penting dan diperlukan sekaligus dijadikan sebagai benteng dari kegagalan daya serta kerusakan system dan hardware. UPS akan menjadi system yang sangat penting dan sangat diperlukan pada banyak perusahaan penyedia jasa telekomunikasi, Jasa informasi, penyedia jasa internet dan banyak lagi. Dapat dibayangkan berapa besar kerugian yang timbul akibat kegagalan daya listrik jika system tersebut tidak dilindugi dengan UPS.
Fungsi Utama dari UPS adalah :

  1. Dapat memberikan energi listrik sementara ketika terjadi kegagalan daya pada listrik utama (PLN).
  2. Memberikan kesempatan waktu yang cukup kepada kita untuk segera menghidupkan Genset sebagai pengganti PLN.
  3. Memberikan kesempatan waktu yang cukup kepada kita untuk segera melakukan back up data dan mengamankan Operating System (OS) dengan melakukan shutdown sesuai
    prosedur ketika listrik utama (PLN) padam.
  4. Mengamankan sistem komputer dari gangguan-gangguan listrik yang dapat mengganggu
    sistem komputer baik berupa kerusakan software,data maupun kerusakan hardware.
  5. UPS secara otomatis dapat melakukan stabilisasi tegangan ketika terjadi perubahan
    tegangan pada input sehingga tegangan output yang digunakan oleh sistem komputer berupategangan yg stabil.
  6. UPS dapat melakukan diagnosa dan management terhadap dirinya sendiri sehingga
    memudahkan pengguna untuk mengantisipasi jika akan terjadi gangguan terhadap sistem.
  7. User friendly dan mudah dalam installasi.
  8. User dapat melakukan kontrol UPS melalui Jaringan LAN dengan menambahkan beberapa accessories yang diperlukan.
  9. Dapat diintegrasikan dengan jaringan Internet.
  10. Notifikasi jika terjadi kegagalan dengan melakukan setting software UPS management.

Cara memasang UPS ke Komputer.

    1. Ambil UPSnya.
    2. Masukkan kabel power dari PC ke UPS .
    3. Kemudian collokan Kabel Power UPS ke Saklar.
    4. UPS siap digunakan.

Jika suatu saat kita sedang bekerja menggunakan komputer kemudian tiba-tiba ada yang menyalakan peralatan yang besar kapasitasnya misal bor listrik, mesin pendingin (kulkas, AC)ke sumber listrik kita sehingga menyebabkan MCB kita turun. Atau adanya peralatan listrik kita yang koslet misal lampu neon atau radio, tv yang memnyebabkan MCB listrik kita turun. Semuanya itu pasti menyebabkan komputer kita juga mati, hilang sudah data kita yang kita kerjakan selama berjam-jam. Jika ada UPS kita dapat save data kita dulu.

Sekali lagi pengertian UPS (Uninteruptible Power Supply) merupakan system Penyedia daya listrik yang sangat penting dan diperlukan sekaligus dijadikan sebagai benteng dari kegagalan daya serta kerusakan system dan hardware karena memang biasanya dipasang di komputer untuk melindungi komputer anda kehilangan daya dan merusak sistem . UPS akan menjadi system yang sangat penting dan sangat diperlukan pada banyak perusahaan penyedia jasa telekomunikasi, Jasa informasi, penyedia jasa internet dan banyak lagi. Dapat dibayangkan berapa besar kerugian yang timbul akibat kegagalan daya listrik jika system tersebut tidak dilindugi dengan UPS.

Hubungi DimensiData.com

Tentang DimensiData

DimensiData.Com adalah Pusat Belanja Komputer untuk pribadi dan perusahaan Terlengkap dan termurah di Indonesia. Kami menyediakan komputer, laptop, notebok, server, printer, scanner, hard disk, storage nas dengan harga murah dan bergaransi resmi.

2 komentar

  1. tapi tetep perlu psu kan?

    • Iya kalau PSU Wajib gan, PSU buat mengalirkan daya ke komponen2 komputer yg ada di motherboard, Sedangkan UPS untuk menyetabilkan aliran listik dan menyimpan listrik smentara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Fatal error: Uncaught TypeError: implode(): Argument #2 ($array) must be of type ?array, string given in /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php:528 Stack trace: #0 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php(528): implode() #1 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php(314): MatthiasMullie\Minify\CSS->shortenColors() #2 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/Minify.php(111): MatthiasMullie\Minify\CSS->execute() #3 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/classes/subscriber/Optimization/class-minify-html-subscriber.php(90): MatthiasMullie\Minify\Minify->minify() #4 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/vendors/classes/class-minify-html.php(212): WP_Rocket\Subscriber\Optimization\Minify_HTML_Subscriber->minify_inline_css() #5 [internal function]: Minify_HTML->_removeStyleCB() #6 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/vendors/classes/class-minify-html.php(110): preg_replace_callback() #7 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/vendors/classes/class-minify-html.php(48): Minify_HTML->process() #8 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/classes/subscriber/Optimization/class-minify-html-subscriber.php(77): Minify_HTML::minify() #9 /home/blogdime/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php(324): WP_Rocket\Subscriber\Optimization\Minify_HTML_Subscriber->process() #10 /home/blogdime/public_html/wp-includes/plugin.php(205): WP_Hook->apply_filters() #11 /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/inc/classes/Buffer/class-optimization.php(94): apply_filters() #12 [internal function]: WP_Rocket\Buffer\Optimization->maybe_process_buffer() #13 /home/blogdime/public_html/wp-includes/functions.php(5420): ob_end_flush() #14 /home/blogdime/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php(324): wp_ob_end_flush_all() #15 /home/blogdime/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php(348): WP_Hook->apply_filters() #16 /home/blogdime/public_html/wp-includes/plugin.php(517): WP_Hook->do_action() #17 /home/blogdime/public_html/wp-includes/load.php(1270): do_action() #18 [internal function]: shutdown_action_hook() #19 {main} thrown in /home/blogdime/public_html/wp-content/plugins/wp-rocket/vendor/matthiasmullie/minify/src/CSS.php on line 528