Sunday, 26 October , 2014

Tips dan Trik Membuat Kinerja Notebook Seperti Baru

 
Tips dan Trik Membuat Kinerja Notebook Seperti Baru
Anda sudah menggunakan notebook untuk jangka waktu yang cukup lama dan merasakan adanya penurunan performanya? Hal ini sangat sering dialami oleh pengguna notebook pada umumnya. Kerusakan ini bisa disebabkan oleh banyak faktor dan seringkali pengguna sendirilah yang lalai untuk merawat notebooknya. Untuk membuat kinerja notebook Anda menjadi seperti baru, Anda perlu melakukan perawatan rutin dan meluangkan sedikit waktu untuk perangkat Anda. Membeli notebook baru tentu bukan merupakan pilihan yang tepat. Anda hanya perlu menerapkan beberapa langkah mudah ini untuk membuat notebook menjadi seperti baru saat Anda baru pertama kali menggunakannya.

Penurunan performa pada notebook biasanya disebabkan oleh kebiasaan Anda menyimpan file di direktori yang salah. Jangan menempatkan file pada dekstop. Anda mungkin lebih memilih cara ini untuik memudahkan saat mengakses file tersebut. Tetapi, cara ini justru membuat komputer menjadi lambat. Tempatkanlah file pada direktori khusus bukan di desktop. Selain itu, Anda juga perlu menghapus beberapa shortcut aplikasi yang mungkin tidak terlalu dibutuhkan di dekstop ini. Anda menginstal banyak game di notebook Anda? Game biasanya berukuran sangat besar sampai puluhan giga byte. Jika Anda menginstalnya di direktori C, sisa kapasitas penyimpanan data akan menjadi sangat sedikit. Sebagai konsekuensinya, notebook menjadi lambat. Ingin mendapatkan perfoma yang lebih baik? Instal saja game tersebut di direktori lain. Selain itu, Anda juga perlu melakukan uninstall terhadap game yang sudah tidak sering Anda mainkan lagi.

Bosan menunggu start-up notebook yang sangat lama? Proses start-up seharusnya bisa berjalan dalam waktu singkat. Tetapi, kelalaian Anda bisa membuatnya lambat. Anda perlu mengatur start-up program pada notebook Anda. Program-program tersebut berjalan secara otomatis saat notebook dihidupkan. Fitur ini memang cukup praktis karena Anda tidak perlu mengakses program tersebut satu per satu. Tetapi, fitur tersebut juga memperlambat notebook saat start-up jika terlalu banyak program yang dijalankan. Untuk menghapus program yang tidak begitu penting dari daftar start-up program, Anda bisa mengakses ‘msconfig’ pada Windows. Hilangkanlah program start-up yang mungkin tidak terlalu bermanfaat bagi Anda. Setelah itu, restart notebook Anda dan lihat perbedaannya.

Temporary file juga bisa menjadi musuh bagi performa notebook Anda. File adalah data sementara yang tidak begitu dibutuhkan notebook Anda. Untuk menghapus file tersebut, Anda hanya perlu mengakses disk cleanup. File dalam recycle bin juga perlu dihapus jika tidak terlalu penting. Jika Anda hobi menonton film atau bermain game, tentunya Anda butuh kapasitas yang lebih besar untuk menyimpan data tersebut. Jangan menyimpan file tersebut di hard disk notebook. Belilah hard disk eksternal dengan kapasitas besar. Masih berkaitan dengan data notebook, Anda juga perlu melakukan disk defragment sebulan sekali.

Virus bisa menjadi penyebab utama lambatnya kinerja notebook Anda. Virus tidak hanya menghilangkan atau menyembunyikan file penting. Virus bisa menjadi jauh lebih menjengkelkan. Gunakanlah software anti virus yang bisa didapatkan dengan mudah di internet untuk menangani masalah ini. Banyak sekali pilihan anti virus gratis yang tersedia di internet. Meskipun gratis, anti virus tersebut tetaplah berkualitas. Anda masih bisa mengandalkannya untuk melindungi notebook Anda dari virus yang menjengkelkan. Jika Anda ingin perlindungan yang lebih baik, Anda bisa membeli anti virus premium yang harganya tentu tidak murah. Namun, harga tersebut masih rasional jika dilihat dari perlindungan yang akan Anda dapatkan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>